1. Tindakan Pencegahan Penyimpanan
Litium hidroksida bersifat sangat korosif. Dapat menyebabkan luka bakar pada mata serta mengkorosi saluran pernapasan, saluran pencernaan, dan kulit, dan dapat menyebabkan kematian pada kasus yang parah. Meskipun litium hidroksida tidak mudah terbakar, sifat korosifnya yang kuat dapat menyebabkan luka bakar parah pada tubuh manusia.
Jika terkena kulit: Segera lepaskan pakaian yang terkontaminasi dan bilas kulit yang terkena dengan air mengalir yang banyak, kemudian segera cari pertolongan medis. Jika terkena mata: Bilas mata secara menyeluruh dengan air bersih mengalir yang banyak atau larutan garam fisiologis, diikuti dengan konsultasi medis segera.
Jika terjadi kebocoran dari wadah atau area penyimpanan yang berisi litium hidroksida, isolasi area yang bocor. Petugas tanggap darurat harus mengenakan respirator anti-debu dan pakaian pelindung tahan asam/basa, serta hindari kontak langsung dengan material yang bocor.
2. Petunjuk Penanganan & Penyimpanan
Operator harus menerima pelatihan profesional dan mematuhi secara ketat prosedur operasi standar saat menangani lithium hidroksida. Masker wajah penuh, pakaian pelindung tahan asam dan alkali, serta sarung tangan tahan korosi harus dikenakan untuk mencegah kontak dengan bahan berbahaya. Peralatan tanggap darurat harus tersedia di lokasi.
Untuk penyimpanan: Simpan lithium hidroksida di gudang atau ruang penyimpanan yang kering dan bersih, jauh dari sumber api, sumber panas, dan sinar matahari langsung. Semua kemasan harus tertutup rapat. Simpan secara terpisah dari zat yang dapat bereaksi dengan lithium hidroksida. Area penyimpanan harus dilengkapi dengan fasilitas penampung untuk mengumpulkan bahan yang bocor.